Pada awal masa wabah pandemi COVID-19, yang memaksa orang banyak beraktifitas dari rumah (istilah kerennya WfH, Work from Home) sehingga banyak pertemuan dan rapat yang harus diselenggarakan secara online menggunakan fasilitas video conference (vicon), salah satu aplikasi vicon yaitu zoom dengan cepat menanjak popularitasnya. Penggunaan yang mudah, kualitas video dan suara yang relatif baik, serta fitur-fitur gaul seperti pengaturan background menyebabkan zoom dengan cepat digemari dan digunakan banyak orang. Apalagi zoom menyediakan fasilitas gratis 40 menit vicon. Semua orang, siapapun bisa menggunakannya melalui web browser baik sebagai host (pemilik pertemuan) ataupun sebagai guest (tamu undangan). Rapat-rapat, kuliah dilakukan menggunakan zoom. Akun berbayar zoom bermacam-macam yang paling murah kalau tidak salah untuk single user 14 USD perbulan. Orang yang mengadakan vicon dalam waktu yang lama lebih dari 40 menit, misalnya dapat tetap menggunakan akses gratis tersebut tapi tentu saja terputus pada menit keempat puluh lalu start lagi untuk 40 menit berikutnya.
Tapi kemudian kepopuleran zoom diterjang isu keamanan (security) yang dikaitkan dengan istilah zoombombing. Orang luar yang tidak kita kenal bisa bergabung dan mungkin mengacak-acak meeting kita atau bahkan yang lebih seriusnya lagi katanya bisa mencuri data-data pribadi kita. Terlepas dari dugaan bahwa isu tersebut adalah perang bisnis yang dihembuskan oleh lawan, tapi ada pemberitaan beberapa institusi/ negara menganggap masalah longgarnya security zoom sebagai hal yang serius sehingga di beberapa negara/ instansi aplikasi zoom kemudian dilarang digunakan terutama untuk pertemuan yang serius.
Pada saat yang sama google meet mulai banyak dibicarakan orang, tapi google meet ini masih bagian dari G-suite yang berbayar. Akun google yang free tidak bisa menjadi organizer (host) untuk mengadakan pertemuan vicon menggunakan meet. Google membuka fasilitas mencicipi G-suite (yang berarti bisa menjadi host meeting menggunakan google meet) gratis selama 14 hari sebelum memutuskan utk berlangganan G-suite dengan tarif paling murah 6 USD (ada discount menjadi 4.2 USD) perbulan peruser (Basic G-Suite). Tertarik dengan hal ini dan juga karena keperluan untuk menyelenggarakan rapat dan atau kuliah online, saya termasuk yang mencoba mendaftar free trial 14 hari itu pada pertengahan April dan nampaknya lanjut dengan G-Suite Basic (dikenai charge 4.2 USD perbulan) mulai awal Mei.
Tapi google dengan cepat menangkap kebutuhan pasar dan memanfaatkan isu keamanan zoom tersebut. Awal Mei ini ada rilis resmi dari google bahwa meet akan dapat digunakan bebas selama 60 menit melalui akun google biasa (akun yang gratis). Artinya setiap orang yang mempunyai akun @gmail.com akan dapat menjadi host meeting menggunakan google meet. Google menjanjikan akses gratis tersebut akan dibuka bertahap.
(dari catatan google keep note, May 20)