25 June 2007

Kecurangan di Jepang

Beberapa hari belakangan ini di TV, ramai diberitakan tentang skandal dan kecurangan yang dilakukan oleh salah satu perusahaan makanan di Jepang. Skandal ini melibatkan perusahaan Meat Hope (ミートホープ), sebuah perusahaan pengolahan daging yang berpusat di Hokkaido.

Terungkap bahwa perusahaan ini melanggar aturan yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang dan menipu konsumen. Dalam satu produknya, perusahaan ini mencampurkan daging sapi dan dagig babi dan menyebutkannya dalam kemasannya sebagai 100% daging sapi. Kasus lainnya adalah menyebutkan bahwa salah satu produk daging ayamnya sebagai produk Jepang padahal merupakan impor dari Brazil.

Ini kecurangan yang bukan main, dan ternyata telah berlangsung beberapa tahun.

Beberapa waktu yang lalu juga ada skandal yang melibatkan perusahaan makanan yang besar, yaitu Fujiya di mana terungkap bahwa Fujiya menggunakan salah satu bahan kadaluarsa dalam memproduksi makanan.

Ini menjadi bukti bahwa skandal dan kecurangan seperti ini bisa terjadi di mana saja termasuk di negara maju seperti Jepang yang mempunyai aturan yang ketat. Di Jepang, begitu skandal semacam ini terungkap langsung diinvestigasi dan diberitakan dengan luas. Media massa berperan penting dalam penyebaran informasi dan pembentukan opini sekaligus hukuman sosial kepada pelaku kecurangan.