23 August 2006

Hay fever



Musim semi 2006......

Di negara yang mengalami empat musim, musim semi adalah musim yang identik dengan keindahan. Tapi di samping suasana yang indah yang ditandai dengan mulai hangatnya temperatur udara dan banyak bermekarannya bunga-bunga, musim semi juga identik dengan semacam ''penyakit''. Sebenarnya bukan penyakit biasa melainkan semacam alergi.

Tiap orang biasanya alergi terhadap sesuatu macam benda atau keadaan. Ada yang alergi terhadap cuaca dingin ataupun misalnya alergi terhadap jenis makanan tertentu seperti udang atau telur. Umumnya alergi terhadap suatu hal ditandai dengan reaksi bagian tubuh seperti kulit (gatal, bengkak atau merah-merah), saluran pernafasan (bersin-bersin, banyak lendir) dan lain-lain.

Salah satu alergi yang identik dengan datangnya musim semi adalah yang dikenal dengan Hay Fever. Dalam istilah bahasa Jepang dikenal sebagai KAFUN. Tulisan ini sedikit membahas tentang Kafun tersebut.

Kafun adalah alergi terhadap serbuk sari ataupun spora tumbuhan yang banyak mulai bersemi pada musim semi. Tiap orang alergi terhadap serbuk sari yang berbeda. Serbuk sari dari pohon tertentu mungkin menimbulkan alegi pada seseorang sedangkan pada orang lain tidak demikian. Pada musim semi, daun dan bunga pohon-pohon mulai bersemi lagi. Serbuk sari yang dihasilkannya dapat terhambur ke mana-mana karena terbawa angin.Ada beberapa jenis pohon yang biasanya menimbulkan kafun ini, misalnya: betula, alnus, corylus, carpinus, aesculus, salix, populus dan lain-lain. Selain pohon-pohon, beberapa jenis rumput-rumputan juga menjadi sumber kafun. Gejala yang ditimbulkan kafun ini bisa bermacam-macam misalnya: batuk, sakit kepala, gatal-gatal (mulut, hidung, mata, tenggorokan, kulit), hidung berlendir, bersin, dan lain-lain. Pencegahan yang paling baik adalah dengan sedapat mungkin mengurangi kemungkinan berinteraksi dengan sumber-sumber kafun tersebut. Penggunaan masker untuk hidung dan mulut adalah hal yang biasa ditemui pada saat-saat seperti ini. Selain itu juga mungkin penggunaan penutup mata untuk mengurangi interaksi mata dengan sumber-sumber kafun tersebut.Pengobatan dapat juga dilakukan untuk menanggulangi efek yang ditimbulkannya. Tapi ini berarti pengobatan tersebut tidak dapat menghilangkan penyebabnya melainkan hanya mengurangi gangguan yang ditimbulkan oleh efek alergi tersebut.

Jadi, musim semi memang penuh dengan kindahan tapi tetap menyisakan persoalan tersendiri.