"ikatlah pengetahuan dengan menuliskannya, dan kembangkan dengan menyebarkannya"
25 August 2006
Delapan buah planet.
Para ahli astronomi yang melakukan pertemuan di Praha, Ceko akhirnya memberi keputusan tentang definisi planet dalam sistem tata surya kita. Dengan definisi baru ini, seperti yang pernah dituliskan sebelumnya, jumlah planet akan berubah. Tapi bukan menjadi lebih banyak sebagaimana dugaan sebelumnya melainkan berkurang.
Ya, dengan keputusan para ahli astronomi tersebut, jumlah planet dalam sistem tata surya saat ini adalah delapan buah. Pluto, yang sebelumnya termasuk dalam kategori planet ternyata sekarang dikeluarkan dari keanggotaannya tersebut. Dengan demikian benda langit yang masuk dalam kategori planet adalah: Mercury, Venus, Earth, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus dan Neptune. Kedelapan planet ini dikenal sebagai planet klasik karena telah diamati sejak jama Copernicus. Pluto sendiri baru diamati keberadaannya sejalan dengan kemajuan ilmu astronomi yang dibantu dengan perlengkapan pengamatan yang semakin canggih pada tahu 1930 an.
Redefinisi planet ini mengemuka dengan diamatinya beberapa objek yang ukurannya tidak jauh berbeda dengan Pluto yang diyakini berada pada sisi luar tata surya. Telah sempat mengemuka usulan menambah jumlah planet berdasarkan definisi yang baru, namun nampaknya para ahli memutuskan untuk memperketat definisi planet itu sendiri sehingga jumlahnya berkurang menjadi delapan buah.
Ada banyak alasan yang digunakan parahali untuk mengeluarkan Pluto, yang sederhana dan dapat saya pahami sampai saat ini adalah berkaitan dengan ukurannya dan yang lainnya berkaitan dengan lintasan orbitnya. Dalam hal ukuran, Pluto terlalu kecil untuk dimasukkan menjadi satu planet. Selain itu, lintasan orbit planet, berkaitan dengan gravitasi dengan matahari mestilah mendekati lingkaran. Dan untuk hal yang satu ini telah diamaati bahwa orbit Pluto pada salah satu bagiannya overlap dengan orbit Neptune.
Pluto, bersama beberapa benda langit yang baru teramati mungkin akan dikelompokkan menjadi planet kerdil (dwarf planet).
Ditulis oleh
Khairul Basar